Gubernur Sumbar dan Kepala Daerah se-Sumbar Bahas Percepatan Investasi Bersama BP BUMN di Jakarta

Admin Biro Umum 17 April 2026 14:45:00 WIB 28 kali dibaca

JAKARTA — Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., bersama para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat melakukan rapat koordinasi dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jakarta.

Pertemuan tersebut difokuskan pada percepatan realisasi investasi serta penyelesaian pembangunan berbagai infrastruktur strategis yang dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Sumatera Barat.


Dorong Investasi yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa investasi yang dibutuhkan Sumatera Barat bukan hanya sekadar angka dalam laporan, tetapi harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, investasi yang berkualitas harus mampu menciptakan manfaat nyata, antara lain:

  • Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat
  • Menggerakkan sektor produktif di berbagai wilayah
  • Menguatkan struktur ekonomi daerah secara berkelanjutan

Pendekatan investasi yang berbasis manfaat masyarakat ini dinilai penting agar pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan angka, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara langsung.


Optimalkan Potensi Daerah Unggulan

Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memaparkan berbagai potensi daerah yang siap dikembangkan melalui investasi strategis.

Beberapa sektor unggulan yang menjadi fokus pengembangan antara lain:

1. Hilirisasi Komoditas Gambir

Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu penghasil gambir terbesar di dunia. Melalui program hilirisasi, komoditas ini diharapkan tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi.

Pengembangan industri hilirisasi gambir diyakini mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus memperluas peluang kerja di sektor industri pengolahan.

2. Pengembangan Sektor Pariwisata

Selain sektor pertanian, pariwisata juga menjadi salah satu prioritas investasi di Sumatera Barat. Keindahan alam, budaya, serta potensi wisata berbasis alam dan sejarah menjadi daya tarik utama bagi investor.

Sejumlah destinasi unggulan di wilayah Sumatera Barat dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

3. Pembangunan Infrastruktur Strategis

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur strategis, seperti jalan, jembatan, serta fasilitas pendukung ekonomi lainnya.

Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi barang dan jasa.


Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan Pembangunan

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa keberhasilan percepatan investasi dan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi faktor utama dalam memastikan setiap program berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat, berbagai rencana pembangunan berisiko hanya menjadi wacana tanpa realisasi nyata.

Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan investasi daerah dengan strategi pembangunan nasional, sehingga potensi Sumatera Barat dapat dimanfaatkan secara optimal.


Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap berbagai proyek strategis yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan.

Investasi yang terarah dan tepat sasaran diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan daya saing Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan dukungan berbagai pihak, Sumatera Barat optimistis mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, inklusif, dan berkelanjutan.