Dongkrak UMKM Lokal, Gubernur H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M. Dorong Program Nagari/Desa Creative Hub Jadi Identitas dan Kekuatan Sumbar
Admin Biro Umum 06 April 2026 16:30:00 WIB 51 kali dibaca
PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M. bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy terus mematangkan program unggulan Nagari/Desa Creative Hub (NCH) sebagai salah satu strategi utama penguatan ekonomi masyarakat nagari pada tahun 2026.
Program Nagari/Desa Creative Hub dirancang sebagai pusat kolaborasi fisik dan digital di tingkat nagari/desa yang bertujuan untuk mendongkrak pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal melalui berbagai program pengembangan kapasitas, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Nagari/Desa Creative Hub (NCH) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gubernuran, Senin (6/4/2026) pagi. Rapat tersebut dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa nagari memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan daerah, sehingga perlu didukung dengan fasilitas yang mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi masyarakat.
“Melalui program ini, kita ingin menghadirkan ruang kolaborasi di tingkat nagari yang mampu mendorong lahirnya berbagai kegiatan ekonomi kreatif, inovasi masyarakat, serta pengembangan kapasitas generasi muda nagari dalam pemanfaatan teknologi digital,” ujar Mahyeldi.
Creative Hub sebagai Pusat Inovasi Nagari
Program Nagari/Desa Creative Hub dirancang sebagai pusat aktivitas masyarakat yang terintegrasi, baik secara fisik maupun digital. Fasilitas yang direncanakan dalam pengembangan Creative Hub meliputi akses internet gratis, teras nagari, medan nan balinduang, medan nan bapeneh, serta lapau nagari/desa sebagai ruang interaksi sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Creative Hub juga akan menjadi wadah pelatihan, edukasi, dan pendampingan bagi generasi muda serta pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha dan memperluas pasar.
Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam penguatan ekonomi desa dan digitalisasi UMKM. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, UMKM berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Oleh karena itu, penguatan kapasitas UMKM di tingkat nagari dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Nagari sebagai Subjek Pembangunan Mandiri
Menurut Gubernur Mahyeldi, nagari/desa bukan hanya unit pemerintahan terkecil, tetapi merupakan ruang sosial, budaya, dan ekonomi yang memiliki identitas khas serta potensi besar untuk berkembang.
Ia menegaskan bahwa pembangunan nagari harus diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat dengan menjadikan nagari sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan.
“Nagari bukan hanya wilayah administratif, tetapi juga ruang hidup masyarakat yang memiliki kekuatan sosial dan budaya. Oleh karena itu, kita ingin menjadikan Nagari/Desa Creative Hub sebagai identitas sekaligus kekuatan baru Sumatera Barat,” tegasnya.
Program ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi berbasis potensi lokal, seperti pengembangan produk kerajinan, kuliner khas daerah, ekonomi kreatif berbasis budaya, hingga pengembangan usaha berbasis teknologi digital.
Dorong Transformasi Digital dan Daya Saing UMKM
Pengembangan Nagari/Desa Creative Hub juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumbar dalam mempercepat transformasi digital di tingkat nagari.
Dengan tersedianya akses internet dan pelatihan digital, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk, pengelolaan usaha, hingga perluasan jaringan bisnis.
Sejalan dengan tren nasional, transformasi digital UMKM dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas pasar hingga ke tingkat nasional maupun internasional, serta menciptakan peluang usaha baru bagi generasi muda.
Selain itu, Creative Hub juga diharapkan dapat menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di tingkat nagari.
Menuju Sumatera Barat sebagai Pusat Ekonomi Kreatif Berbasis Nagari
Melalui implementasi program Nagari/Desa Creative Hub, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen menjadikan nagari sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis potensi lokal dan teknologi digital.
Program ini diharapkan mampu menjadi identitas khas pembangunan Sumatera Barat serta memperkuat posisi nagari sebagai pusat inovasi dan kewirausahaan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh OPD serta kolaborasi lintas sektor, Pemprov Sumbar optimistis Nagari/Desa Creative Hub akan menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Barat.
