Detail
- Beranda
- Detail
Safari Ramadan di Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pembinaan Generasi Muda Beriman
Admin Biro Umum 01 Maret 2026 16:01:00 WIB 3 kali dibaca
SIJUNJUNG — Memasuki malam ke-11 Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan mengunjungi masyarakat di Kabupaten Sijunjung.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Safari Ramadan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Mahyeldi melaksanakan buka puasa bersama serta salat tarawih berjamaah di Masjid Jabal Rahmah, yang berada di Jorong Simpang Sawah Silupak, Nagari Tanjung Labuah, Kecamatan Sumpur Kudus, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan selama bulan suci Ramadan.
Di hadapan jamaah yang memadati masjid, Mahyeldi menekankan pentingnya pembinaan generasi muda sejak dini agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki landasan iman yang kuat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga berinteraksi langsung dengan para peserta Pesantren Ramadan yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan terkait pengetahuan agama dan memberikan hadiah kepada para pelajar yang mampu menjawab dengan tepat.
“Alhamdulillah setiap pertanyaan dijawab dengan benar. Ini membuktikan generasi muda di Jorong Simpang Sawah Silupak semuanya pintar dan telah dibimbing dengan iman serta pendidikan yang baik,” ujar Mahyeldi.
Selain menyoroti pentingnya pendidikan keagamaan, Mahyeldi juga mengingatkan masyarakat akan nilai sejarah yang dimiliki wilayah Nagari Tanjung Labuah dan sekitarnya.
Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan nasional, khususnya pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
Pada masa itu, wilayah Sumpur Kudus menjadi salah satu jalur penting perjuangan dan tempat persinggahan tokoh-tokoh PDRI yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara.
Menurut Mahyeldi, masyarakat setempat pada masa itu turut memberikan dukungan besar bagi perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, termasuk dalam bentuk logistik bagi para pejuang.
“Kehadiran tokoh-tokoh PDRI di sini membuktikan bahwa wilayah Sumpur Kudus, termasuk Nagari Tanjung Labuah, pernah menjadi mata rantai vital dalam mempertahankan Republik Indonesia,” jelasnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap semangat kebersamaan, nilai-nilai religius, serta kesadaran akan sejarah perjuangan bangsa dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal membangun masa depan daerah dan bangsa.
