Gubernur Mahyeldi Resmikan Gedung Baru MUI Sumbar, Simbol Kebangkitan Peran Ulama
Admin Biro Umum 29 Desember 2025 15:15:45 WIB 313 kali dibaca
PADANG — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meresmikan pemakaian gedung baru Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar yang berlokasi di Kawasan Masjid Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Senin (29/12/2025). Peresmian ini disebut sebagai penanda penguatan peran MUI dalam pelayanan umat, pusat kajian keislaman, sekaligus ruang konsolidasi moral masyarakat di Sumbar.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa kehadiran gedung baru MUI tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menjadi simbol kebangkitan peran ulama dalam membimbing umat di tengah tantangan zaman. “Gedung ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tapi merupakan rumah musyawarah umat, pusat penguatan nilai keislaman, dan tempat lahirnya pandangan keagamaan yang menyejukkan serta mempersatukan,” ujarnya.
Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Masyarakat
Mahyeldi menekankan bahwa pembangunan gedung MUI merupakan buah dari sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan berkeadaban di Sumbar.
Pesan Persatuan dari MUI Pusat
Wakil Ketua MUI Pusat, Buya Anwar Abas, turut hadir dan menegaskan pentingnya persatuan antara MUI dan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam. “Umat Islam akan menjadi kuat jika para ulama dan organisasi-organisasi Islam bersatu, saling menghormati, dan bekerja sama untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Filosofi Minangkabau dalam Gedung Baru
Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, menyampaikan bahwa gedung MUI Sumbar mengusung filosofi adat Minangkabau Tigo Tungku Sajarangan. Filosofi ini mencerminkan sinergi antara ulama, ninik mamak, dan cadiak pandai dalam membangun umat dan daerah. Ia berharap gedung tersebut menjadi rumah bersama bagi umat Islam, tempat bermusyawarah, berdialog, serta melahirkan gagasan keumatan yang menyejukkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Makna Strategis
-
Gedung baru MUI sebagai pusat pelayanan umat dan kajian keislaman.
-
Simbol kebangkitan ulama dalam menghadapi tantangan zaman.
-
Sinergi pemerintah, ulama, dan masyarakat sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis.
-
Filosofi Tigo Tungku Sajarangan memperkuat peran adat dan agama dalam membangun Sumbar.
Peresmian gedung baru MUI Sumbar ini menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama ulama untuk memperkuat peran keagamaan, menjaga persatuan, serta menghadirkan pandangan yang menyejukkan bagi masyarakat di tengah dinamika zaman.
