Peradi Run 2025: Sport Tourism dan Solidaritas untuk Korban Bencana Sumbar
Admin Biro Umum 26 Desember 2025 15:30:30 WIB 87 kali dibaca
PADANG — Ratusan pelari dari berbagai daerah memadati kawasan Kota Tua Padang pada Minggu pagi, 28 Desember 2025, untuk mengikuti Peradi Run 2025. Ajang ini diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Padang, dengan mengusung tema “Berlari Membantu Korban Bencana Sumbar.”
Kegiatan ini mempertandingkan dua kategori, yakni 5 Kilometer (5K) dan 10 Kilometer (10K), dengan titik start dan finish di Jalan Batang Arau, jantung Kota Tua Padang. Lebih dari 700 peserta ambil bagian, termasuk pelari dari Sumbar dan provinsi tetangga seperti Riau.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, turut melepas peserta lomba. Fadly menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Peradi Run 2025 tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata bagi korban bencana di Sumatera Barat,” ujarnya.
Sport Tourism dan Solidaritas
Peradi Run 2025 menjadi contoh nyata bagaimana olahraga dapat dipadukan dengan misi sosial. Selain meningkatkan semangat hidup sehat, ajang ini juga:
-
Menggalang solidaritas untuk membantu korban bencana hidrometeorologi di Sumbar.
-
Mendongkrak pariwisata Kota Tua Padang, dengan ratusan peserta menyusuri kawasan bersejarah yang menjadi ikon wisata kota.
-
Mendorong ekonomi lokal, melalui partisipasi masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan.
Makna Strategis
-
Olahraga sebagai medium kepedulian sosial: berlari menjadi simbol kebersamaan dan dukungan bagi sesama.
-
Kolaborasi lintas sektor: Peradi, pemerintah daerah, dan masyarakat bersatu dalam satu gerakan.
-
Revitalisasi Kota Tua Padang: ajang ini memperkuat citra kawasan heritage sebagai destinasi sport tourism.
Dengan tagline “Berlari Membantu Korban Bencana Sumbar”, Peradi Run 2025 bukan sekadar lomba lari, melainkan gerakan solidaritas yang menyatukan masyarakat. Ajang ini diharapkan menjadi agenda rutin yang memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempromosikan pariwisata Kota Padang.
