Sumatera Barat Masuk 10 Besar Nasional, Dharmasraya dan Kota Padang Raih Program Strategis Permukiman 2025

Admin Biro Umum 04 Agustus 2025 11:00:00 WIB 42 kali dibaca

PADANG — Kabar menggembirakan datang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI: dari 510 kabupaten/kota se-Indonesia, hanya 10 daerah yang berhasil lolos seleksi Program Strategis Permukiman dan Sanitasi Tahun 2025. Sumatera Barat menjadi satu-satunya provinsi yang berhasil menempatkan dua daerah sekaligus—Kabupaten Dharmasraya dan Kota Padang—sebagai penerima manfaat langsung.

Program ini bukan sekadar proyek biasa. Ia mencakup bedah rumah, pembangunan MCK, pengaspalan jalan lingkungan, drainase, penyediaan air bersih, hingga penataan kawasan permukiman—sebuah paket lengkap untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, layak, dan manusiawi.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyambut kabar ini dengan penuh optimisme.

“Ini adalah hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang kami bawa langsung ke pusat. Kerja keras semua pihak akhirnya membuahkan kepercayaan. Sumbar kini menjadi prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo,” tegas Vasko.

Ia menyebut, pencapaian ini menandai era baru pembangunan Sumbar: lebih cepat, lebih merata, dan lebih menyentuh kebutuhan rakyat hingga ke akar rumput.

“Ini bukan hanya soal proyek, tapi soal kehadiran negara di tengah masyarakat. Dharmasraya dan Padang menjadi percontohan, dan kita siap memperluas dampaknya ke daerah lain di Sumbar,” tambahnya.

Kepercayaan yang diberikan pusat membuktikan bahwa Sumatera Barat siap dan layak menjadi role model nasional dalam penataan kawasan permukiman berbasis kebutuhan masyarakat.


INFO TAMBAHAN:

Apa itu Program Strategis Permukiman 2025?
Program unggulan Kementerian PUPR yang bertujuan mempercepat pemerataan infrastruktur dasar pemukiman di daerah-daerah prioritas. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat di lingkungan padat dan rentan.

Kenapa Sumbar?
Sumbar dipilih karena memiliki komitmen kuat, kesiapan dokumen teknis, dan respons cepat terhadap aspirasi masyarakat.