Pemprov Sumbar Nyatakan Perang Total Terhadap Narkoba: “Tak Akan Ada Toleransi!”

Admin Biro Umum 25 Juli 2025 10:30:00 WIB 48 kali dibaca

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan sikap tegas dan tanpa kompromi terhadap peredaran narkoba di wilayah Ranah Minang. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat menyusul keberhasilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar dalam mengungkap jaringan pengedar narkoba lintas provinsi yang melibatkan anak muda setempat.

“Geram dan sangat tergerus hati saya melihat hal ini. Setega itu bandar-bandar ini merusak kampungnya sendiri dan menghancurkan generasi penerus bangsa di Sumatera Barat,” tegas Gubernur.

Dalam penggerebekan terbaru, aparat berhasil menyita ratusan kilogram ganja yang siap diedarkan. Mirisnya, para pelaku masih berusia muda, namun sudah terlibat sebagai bandar dalam jaringan peredaran narkoba skala besar.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, ini penghancuran masa depan. Narkoba merusak moral generasi bahkan sebelum mereka tumbuh. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap tanah kelahiran mereka sendiri,” tambahnya dengan nada kecewa.

Gubernur pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNNP Sumbar atas keberhasilan operasi tersebut, serta menegaskan bahwa Pemprov Sumbar tidak akan tinggal diam.

“Pemprov Sumatera Barat menyatakan tidak akan ada toleransi terhadap narkoba. Bersama BNN, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat, kita akan cabut jaringan ini hingga ke akar-akarnya. Orang-orang seperti ini tidak boleh dibiarkan bebas berkeliaran di Ranah Minang,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam melawan bahaya laten narkoba. Peran tokoh adat, guru, orang tua, dan generasi muda sangat dibutuhkan untuk menciptakan benteng moral yang kokoh bagi masyarakat.

“Sumbar harus bersih. Harus kuat. Tidak boleh kalah. Ini perjuangan kita demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” pungkas Gubernur.

Langkah nyata Pemprov Sumbar ini sekaligus menjadi seruan moral bagi seluruh daerah di Indonesia untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas dalam memerangi narkoba sebagai musuh bersama yang nyata dan merusak.