Gubernur Sumbar Bersama Ketum KADIN Indonesia Resmikan Huntap Batu Busuak, 10 Keluarga Korban Banjir Mulai Hidup Baru

Admin Biro Umum 10 Maret 2026 14:45:15 WIB 7 kali dibaca

PADANG — Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Anindya Novyan Bakrie, meresmikan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir bandang di kawasan Batu Busuak, Padang, Selasa (10/3/2026).

Peresmian tersebut sekaligus ditandai dengan penyerahan kunci rumah hunian tetap sebanyak 10 unit kepada keluarga penyintas bencana. Penyerahan ini menjadi simbol berakhirnya masa pengungsian sekaligus awal kehidupan baru yang lebih layak, aman, dan bermartabat bagi masyarakat terdampak.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk hadir tidak hanya pada masa tanggap darurat bencana, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang bagi masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, pembangunan hunian tetap merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan para korban bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dengan lingkungan tempat tinggal yang aman dan layak.

“Hari ini bukan sekadar penyerahan kunci rumah, tetapi penyerahan harapan. Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen memastikan para pengungsi Batu Busuak dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, tenang, dan tenteram,” ujar Mahyeldi.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KADIN Indonesia serta KADIN Sumatera Barat yang telah menunjukkan kepedulian sosial melalui dukungan terhadap pembangunan hunian tetap bagi masyarakat korban bencana di Kampung Talang Batu Busuak.

Mahyeldi menilai bantuan tersebut memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat penerima manfaat. Tidak hanya berupa bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi warga untuk kembali menata kehidupan.

“Bantuan ini bukan hanya sekadar bangunan rumah, tetapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk membangun kembali kehidupan, menata masa depan, serta membesarkan generasi penerus dalam suasana yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya hunian tetap tersebut, diharapkan para keluarga yang sebelumnya terdampak bencana dapat segera memulai kehidupan baru dengan kondisi tempat tinggal yang lebih layak.

“Semoga hunian tetap ini menjadi tempat yang nyaman, aman, serta membawa keberkahan bagi warga yang menempatinya,” tutup Mahyeldi.