Mahyeldi Perkuat Sinergi dengan Sijunjung, Dukung Geopark Ranah Minang Silokek Menuju UNESCO Global Geopark
Admin Biro Umum 01 Maret 2026 15:30:00 WIB 3 kali dibacaSIJUNJUNG — Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., terus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota melalui rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan secara maraton. Salah satunya digelar bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung di Balerung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Minggu (1/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai potensi pembangunan daerah, khususnya pemanfaatan sumber daya alam (SDA), pengembangan pariwisata, serta penguatan identitas budaya di wilayah Kabupaten Sijunjung.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek yang saat ini tengah diusulkan menjadi bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks Network melalui status UNESCO Global Geopark (UGGp).
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sijunjung menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat memberikan dukungan penuh dalam proses penguatan dan pengajuan geopark tersebut ke tingkat internasional.
“Untuk Geopark Ranah Minang Silokek menuju UNESCO Global Geopark (UGGp), Pemerintah Sumbar mendukung penuh,” tegas Mahyeldi.
Menurutnya, dukungan tersebut akan difokuskan pada peningkatan kualitas pengelolaan geosite, penguatan infrastruktur pendukung pariwisata, serta upaya pelestarian kawasan bentang alam karst yang menjadi kekayaan geologi utama wilayah tersebut.
Kawasan karst Silokek sendiri diperkirakan memiliki usia geologis lebih dari 350 juta tahun, menjadikannya salah satu lanskap geologi penting di Indonesia. Selain nilai ilmiah, kawasan ini juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan edukasi yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Target kita, Geopark Silokek tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga menjadi warisan dunia yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap mendampingi langkah Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui kolaborasi multipihak. Sinergi tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, kementerian terkait, hingga mitra internasional yang memiliki perhatian terhadap konservasi geologi dan pengembangan geopark.
Selain potensi geologi, Mahyeldi juga menilai Sijunjung memiliki keunggulan dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya. Keberadaan nagari adat yang masih aktif serta kawasan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung menjadi bukti kuat bahwa identitas budaya Minangkabau tetap terpelihara di tengah perkembangan zaman.
Perpaduan antara kekayaan geologi, keindahan alam, serta warisan budaya tersebut diyakini menjadi kekuatan utama bagi pengembangan pariwisata berbasis geopark di Sijunjung.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan pengajuan Geopark Ranah Minang Silokek ke UNESCO dapat berjalan optimal, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan konservasi alam, dan promosi Sumatera Barat di tingkat dunia.
