Sekdaprov Sumbar Lantik 119 Pejabat, Tegaskan Birokrasi Bersih dan Berdampak
Admin Biro Umum 24 Desember 2025 15:45:45 WIB 15 kali dibacaPADANG — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, melantik dan mengambil sumpah jabatan 119 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Pelantikan berlangsung di Auditorium Gubernuran, Rabu (24/12/2025).
Dalam sambutannya, Arry menekankan bahwa birokrasi bukan sekadar soal jabatan, melainkan tentang kepercayaan, integritas, dan dampak nyata bagi masyarakat. “Jangan hanya fokus pada proses kerja, tetapi pastikan hasilnya memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Rincian Pelantikan
-
68 pejabat mendapat promosi dan rotasi jabatan.
-
51 pejabat dikukuhkan dalam jabatan yang sudah diemban.
Langkah ini merupakan bagian dari penataan organisasi untuk memperkuat kinerja OPD dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif.
Reformasi Birokrasi Berbasis Talenta
Sekdaprov menegaskan bahwa mulai 2026, pengembangan karier ASN Sumbar akan berbasis manajemen talenta yang lebih objektif, transparan, dan berbasis kinerja. Sistem ini diharapkan mampu mendorong lahirnya aparatur yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Makna Strategis
-
Birokrasi bersih dan berdampak: menekankan hasil kerja yang nyata, bukan sekadar prosedur.
-
Manajemen talenta ASN: memastikan promosi dan rotasi dilakukan secara adil dan berbasis prestasi.
-
Pelayanan publik lebih cepat dan transparan: memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Pelantikan ini menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi nasional yang menekankan pentingnya efisiensi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berkualitas. Sumbar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang lebih bersih, cepat, dan berdampak bagi masyarakat.
Dengan langkah ini, Pemprov Sumbar berharap aparatur yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi motor penggerak perubahan birokrasi menuju pelayanan publik yang lebih baik.
