Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan untuk Nelayan Pasia Nan Tigo, Tegaskan Pemerintah Hadir di Tengah Ujian
Admin Biro Umum 12 Desember 2025 16:46:30 WIB 38 kali dibacaPadang, Desember 2025 — Pantai yang selama ini menjadi tempat menggantungkan hidup dan harapan, kini berubah menjadi ruang penuh ujian bagi para nelayan di Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Cuaca ekstrem yang disertai banjir dan longsor menyebabkan aktivitas melaut terhenti hampir dua pekan, membuat ratusan keluarga nelayan kehilangan sumber penghasilan.
Merespons kondisi tersebut, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, turun langsung menemui warga nelayan Pasia Nan Tigo. Kehadiran Gubernur tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga menyampaikan pesan empati dan penguatan moral bagi masyarakat terdampak.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Kami ingin para nelayan tetap kuat dan yakin bahwa badai ini akan berlalu,” ujar Gubernur di hadapan warga.
Nelayan Terhenti Melaut Akibat Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Padang dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kondisi laut tidak aman untuk aktivitas melaut. Selain gelombang tinggi dan angin kencang, kawasan pantai Pasia Nan Tigo juga dipenuhi kayu gelondongan dan material banjir, yang menutup jalur serta meningkatkan risiko keselamatan bagi nelayan.
Akibat kondisi tersebut, para nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut hampir dua minggu, sehingga penghasilan harian terhenti total. Situasi ini berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga nelayan.
Bantuan Sembako untuk 205 Keluarga Nelayan
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Gubernur Mahyeldi menyalurkan bantuan sembako kepada 205 keluarga nelayan di Pasia Nan Tigo. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa sulit akibat bencana.
Ketua TP PKK Sumatera Barat juga turut menyampaikan dukungan moral kepada para ibu dan keluarga nelayan, seraya mengajak masyarakat untuk tetap saling menguatkan dan menjaga semangat kebersamaan.
Pesan Harapan di Tengah Duka
Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran pimpinan daerah menjadi simbol bahwa negara hadir bersama rakyatnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya memastikan penanganan dampak bencana dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi bantuan sosial, pemulihan ekonomi masyarakat, maupun mitigasi risiko ke depan.
“Sedikit bantuan ini kami harapkan bisa menjadi pelita di tengah duka. Semoga senyum kembali merekah di wajah para pejuang samudra kita,” ungkap Gubernur.
Sumbar Bangkit Bersama
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan masyarakat pesisir. Imbauan kewaspadaan tetap disampaikan kepada nelayan hingga kondisi laut dinyatakan aman.
Di tengah ujian yang dihadapi, semangat gotong royong dan kepedulian terus tumbuh. Pemerintah hadir, masyarakat saling menguatkan, dan Sumatera Barat terus bergerak untuk pulih bersama.
Badai pasti berlalu. Pasia Nan Tigo kuat. Sumbar tangguh.
